Tiga Orang asal Blitar di Amankan Polresta Sidoarjo dalam kasus Senjata Api Ilegal.

Beritanews9.com || SIDOARJO – Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro ungkap kasus dalam Pressrilis di Mapolresta, Jum’at (24/2/2023)

Kusumo mengungkapkan bahwa Satreskrim Polresta Sidoarjo telah berhasil menangkap dan mengamankan Tiga orang dalam kasus jual beli dan kepemilikan senjata api ilegal.

Kejadian hari hari Rabu Februari 2023 jam 10’00 wib di Pergudangan Ramayana no 7 Sedati Sidoarjo. Satreskrim Polresta Sidoarjo mendapat laporan adanya pengiriman Senjata Api dengan tujuan luar pulau.

Selanjutnya pada hari Rabu Tgl 15/2/2023 menindak lanjuti dan memeriksa barang yang akan di kirim ke luar pulau itu, Ternyata berisi Pistol jenis Combat G2 tanpa ada nomer seri senjata dan amunisi serta satu kodi berisi sparepart melalui paket Ekspidisi di Ramayana Sedati, Dan setelah di teliti di dapat Sipengirim berasal dari Daerah Kademangan Blitar.

Kemudian unit Resmob satreskrim pada tgl 20/2/2023 meluncur dan  mengecek Alamat Sipengirim. Setelah menemukan alamat Sipengirim akhirnya berhasil menangkap Sdr TS. Setelah di geledah ternyata di dalam Jok sepeda motor ada sebuah pistol Glok dan amunisi tajam. Setelah di kembangkan  berhasil menangkap Sdr Tsk EK dan Tsk AS  serta  mengamankan sembilan (9) senjata api berbagai jenis serta Ratusan selongsong peluru tajam.

Kesalahan Sdr TS tanpa surat ijin yang berwenang telah memperjualkan Pistol G 2 combat ( Pengirim paket tujuan Makasar) menguasai Pistol merk Glock 17 kustom agensi kaliber 99 mm, menguasai senjata Laras panjang M24 kaliber 5,56 mm,membuat/memodifikasi senjata Laras panjang sniper SR25 nomer KM 140077 kal 7,62 mm,memiliki,menguasai,menyimpan amunisi.

Tsk EK tanpa surat ijin yang berwenang pernah membeli dan menguasai senpi G2 Combat(senpi yang gagal kirim ke Makasar) dan telah membeli,menguasai,menyimpan satu pucuk senpi Zorak 917 kaliber 9,mm,memiliki 101 butir amunisi tajam 9 mm,2 butir amunisi hampa,4 butir selongsong amunisi.

Tsk AS tanpa ijin dari yang berwenang membeli,menguasai satu pucuk senjata api jenis Reforfer SW(CIS kaliber 22 mm) dan 40 amunisi kaliber 22 mm. Adapun alamat ketiga Tersangka sebagai berikut:

1.Tsk TS. laki laki umur 34 tahun pekerjaan Satpam Alamat Desa Darungan kec.Kademangan Blitar.

2. Tsk EK laki laki umur 45 tahun alamat Desa Bakung kec.Bakung Blitar.

3.Tsk AS laki laki umur 32 tahun Alamat Desa Tambakrejo kec Wonotirto Blitar

Ketiganya di jerat pasal 1 ayat (1) UU Darurat nomer 12 tahun 1951 Ancaman Hukuman mati atau seumur hidup atau hukuman paling lama 20 tahun Penjara.(Ali news)